Personal tools

Tarif Pajak Penghasilan Pribadi dan Keluarga

Bagaimana perhitungan pajak penghasilan bagi pribadi maupun keluarga? - Gajimu.com

Berapa tarif Pajak Penghasilan Pribadi menurut Undang-Undang?

Berdasarkan pasal 17 ayat 1 Undang-Undang No. 36 tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan, maka tarif potongan pajak penghasilan pribadi adalah sebagai berikut :

Lapisan Penghasilan Kena Pajak

Tarif Pajak

Rp 0 sampai dengan Rp. 50.000.000

5%

>Rp 50.000.000 sampai dengan Rp 250.000.000

15%

>Rp 250.000.000 sampai dengan Rp 500.000.000

25%

> Rp 500.000.000

30%

Tarif pajak di atas diberlakukan setelah Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) dikurangi dari penghasilan bersih dalam satu tahun. Besarnya PTKP tergantung dari status pekerja (Wajib Pajak). Ada perbedaan PTKP antara yang belum kawin, kawin dan belum punya anak , kawin dan punya anak 1, kawin dan punya anak dua, dan kawin dan punya anak 3. Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan No. 101/PMK.010/2016, PTKP bagi pekerja yang belum kawin adalah sebesar Rp.54.000.000

 

Berapa tarif Pajak Penghasilan bagi pekerja yang sudah kawin dan/atau yang sudah memiliki anak menurut Undang-Undang?

Dasar hukum atas kenaikan PTKP adalah PMK Nomor 101/PMK.010/2016 Tanggal 22 Juni 2016 Tentang Penyesuaian Besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak. Untuk menghitung pajak penghasilan, harus diketahui besaran Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) sebagaimana diatur dalam dengan Peraturan Menteri tersebut, yakni:

No

Besaran Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP)

Tahun 2015 (dalam Rp)

Tahun 2016 (dalam Rp)

1

Untuk diri Wajib Pajak orang pribadi

36,000,000

54,000,000

2

Tambahan untuk Wajib Pajak kawin

3,000,000

4,500,000

3

Tambahan untuk istri yang penghasilannya digabung dengan penghasilan suami

36,000,000

54,000,000

4

Tambahan untuk setiap anggota keluarga sedarah dan keluarga semenda dalam garis keturunan lurus serta anak angkat, yang menjadi tanggungan sepenuhnya, paling banyak 3 (tiga) orang untuk setiap keluarga

3,000,000

4,500,000

Berdasarkan tabel di atas, maka tarif PTKP 2016 yang berlaku adalah sebagai berikut :

PTKP Wajib Pajak Lajang

Uraian

Status

PTKP

Wajib Pajak

TK0

54,000,000

Tanggungan 1

TK1

58,500,000

Tanggungan 2

TK2

63,000,000

Tanggungan 3

TK3

67,500,000

PTKP Wajib Pajak Kawin

Uraian

Status

PTKP

Wajib Pajak Kawin

K0

58,500,000

Tanggungan 1

K1

63,000,000

Tanggungan 2

K2

67,500,000

Tanggungan 3

K3

72,000,000

PTKP Wajib Pajak Kawin, Penghasilan Suami Istri Digabung

Uraian

Status

PTKP

Wajib Pajak Kawin

K/I/0

112,500,000

Tanggungan 1

K/I/1

117,000,000

Tanggungan 2

K/I/2

121,500,000

Tanggungan 3

K/I/3

126,000,000

Perbedaan perhitungan antara karyawan yang telah kawin dan yang belum kawin terletak pada Penghasilan Tidak Kena Pajak -nya. PTKP untuk pegawai yang belum kawin adalah Rp.54.000.000,-, sedangkan untuk pegawai yang telah kawin PTKP-nya menjadi Rp. 54.000.000,- ditambah Rp.4.500.000,- sehingga menjadi Rp.58.500.000,-.

Jika pegawai tersebut telah kawin, penghasilannya digabung dengan suami/istri dan memiliki 2 anak, maka PTKP-nya menjadi:

Rp. 54.000.000 + Rp. 4.500.000  + Rp. 54.000.000 + (Rp. 4.500.000  x 2) = Rp 121.500.000,-

Baca Juga 

  

Sumber :

Undang-Undang No. 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan

Undang-undang no. 13 tahun 2003 tentang Tenaga Kerja

Undang-undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja

Undang-undang No. 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 101/PMK.010/2016 Tanggal 22 Juni 2016 Tentang Penyesuaian Besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak.

 

Baca lebih banyak:

Apa yang dimaksud dengan Pajak Penghasilan?