Abaikan, lanjutkan ke konten | Abaikan, lanjut ke navigasi

Anda di Beranda / Hukum Tenaga Kerja / Jaminan Sosial

 
Hak pensiun

Kebutuhan hidup tidak akan berhenti meskipun kita sudah tidak lagi produktif bekerja, untuk itu kita membutuhkan penghasilan tetap untuk memenuhi kebutuhan di saat pensiun. Batas minimum usia pensiun di Indonesia ditentukan pada usia 55 tahun dan batas usia pensiun wajib maksimum 60 tahun. 

 

Setiap pekerja atau ahli warisnya berhak pembayaran uang pensiun berkala setiap bulan setelah memenuhi masa iuran selama minimal 15 tahun. Apabila peserta meninggal dunia masa iuran 15 tahun ahli warisnya tetap berhak mendapat manfaat jaminan pensiun.

Baca lebih lanjut : FAQ Mengenai Hak Pensiun dan FAQ Mengenai Cara Menjadi Peserta Dana Pensiun

Tunjangan Pengangguran

Tidak ada ketentuan hukum mengenai Tunjangan Pengangguran dalam UU Ketenagakerjaan. Akan tetapi ada beberapa hal yang perlu diketahui mengenai Pengangguran. Simak lebih lanjut : FAQ Mengenai Pengangguran

Jaminan Kecelakaan Kerja

Resiko kecelakaan bisa terjadi kapan saja dan dimana saja termasuk di linkungan tempat kerja. Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah salah satu peraturan pemerintah yang menjamin keselamatan dan kesehatan kita dalam bekerja.


Jaminan kecelakaan kerja, yaitu meliputi: biaya pengangkutan, biaya pemeriksaan, pengobatan, dan/atau perawatan biaya rehabilitasi, santunan berupa uang yang meliputi: santunan sementara tidak mampu bekerja, santunan cacat sebagian untuk selama-lamanya, santunan cacat total untuk selama-lamanya baik fisik maupun mental 

Baca selanjutnya : FAQ Mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan FAQ Mengenai Jaminan Sosial

Tunjangan Tanggungan

Janda dan duda dari pekerja dan anak-anak pekerja akan menerima pensiun minimum antara 40% dan 60% dari total upah minimum lokal. Janda/duda dan anak dari pekerja akan terus menerima manfaat pensiun sampai mereka meninggal, menikah kembali atau mulai bekerja waktu penuh. 

Baca selanjutnya : FAQ Mengenai Jaminan Sosial

Share |