Anak dan Pemuda

Usia minimum untuk bekerja

Usia minimum untuk pekerja reguler adalah 15 tahun. Hukum melarang mempekerjakan anak kecil. Menurut hukum anak adalah semua orang di bawah usia 18 tahun.

Pekerja muda dengan usia antara 13-15 tahun dapat dipekerjakan untuk melakukan pekerjaan ringan, sepanjang tidak mengganggu perkembangan dan kesehatan fisik, mental, dan sosial. Untuk pekerjaan ringan tersebut seorang anak harus mendapatkan ijin tertulis dari orangtuanya/walinya, dan pengusaha harus menyiapkan perjanjian kerja; anak dapat dipekerjakan hanya siang hari selama 3 jam (maksimum) tanpa mengganggu kegiatan sekolahnya. Persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja juga harus dipenuhi; dan upah harus diberikan sesuai dengan peraturan. Jika seorang anak bekerja pada usaha keluarganya, maka ijin orangtua/wali, perjanjian kerja tertulis dan upah tidak diwajibkan.

Seorang anak berusia 14 tahun dapat dipekerjakan di tempat kerja sebagai bagian dari kurikulum pelajaran sekolah atau pelatihan yang dapat disahkan oleh pihak yang berwenang untuk itu, sepanjang anak tersebut diberikan instruksi yang jelas tentang apa yang menjadi pekerjaannya disertai dengan bimbingan dan pengawasan cara melakukan pekerjaannya; dan sepanjang keselamatan dan kesehatan kerja anak tersebut dilindungi.

Hukum juga mensyaratkan tempat kerja anak harus dipisahkan dari pekerja/buruh dewasa. Seorang anak juga dianggap sedang bekerja jika berada di tempat kerja, kecuali bukti-bukti menyatakan sebaliknya.

Usia wajib belajar adalah sampai dengan 15 tahun.

Sumber: Pasal 68-73 UU Ketenagakerjaan (UU No. 13/2003); Pasal 48 UU Perlindungan Anak (UU No. 23/2002); Pasal 6 & 34 UU Sistem Pendidikan Nasional (UU No. 20/2003)

Pekerjaan yang berbahaya

Usia minimum yang diperbolehkan untuk pekerjaan yang berbahaya adalah 18 tahun.

Hukum melarang mempekerjakan dan melibatkan anak dalam bentuk pekerjaan terburuk, termasuk segala jenis perbudakan; segala jenis eksploitasi, penyediaan atau penawaran anak untuk pelacuran, segala produksi yang berhubungan dengan pornografi, pertunjukan yang berbau pornografi, atau perjudian; segala jenis pekerjaan yang berhubungan dengan eksploitasi, penyediaan atau penawaran anak untuk produksi atau penjualan alkohol, narkotika, zat psikoterapika atau zat candu lainnya; dan/atau segala jenis pekerjaan yang dapat membahayakan kesehatan, keselamatan atau moral seorang anak.

Anak dibawah 18 tahun dilarang mengoperasikan mesin atau perlengkapan yang berbahaya (termasuk mesin potong, mesin jahit, mesin rajut atau alat tenun, ketel atau alat angkut), atau mengangkat beban yang berat (maksimal 12 kg untuk anak laki-laki dan 10 kg untuk anak perempuan). Anak-anak tidak boleh melakukan pekerjaan yang dapat menyingkap mereka terhadap meterial kimia yang berbahaya, listrik, debu dan kebisingan dalam tingkat yang tinggi, suhu yang ekstrem atau ketinggian. Anak-anak juga dilarang untuk bekerja di bawah tanah, ruangan sempit atau lokasi konstruksi. 

Lembur dan kerja malam (antara pukul 18.00 – 06.00) dilarang bagi anak di bawah 18 tahun.

Sumber: Pasal 74 UU Ketenagakerjaan (UU No.13/2003); Keputusan Menteri Tenaga Kerja tentang Jenis-Jenis Pekerjaan yang Membahayakan Kesehatan, Keselamatan atau Moral Anak (Kepmenaker No. 235/2003)

Peraturan tentang anak dan pemuda

  • Undang-Undang no 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan / Manpower Act No. 13 of 2003
  • Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi KEP. 235 /MEN/2003 tentang jenis-jenis pekerjaan yang membahayakan kesehatan, keselamatan dan moral anak / Decree of the Minister of Manpower and Transmigration KEP.235/MEN/2003 on the types of work that endanger the health, safety or morals of children
© WageIndicator 2017 - Apabila mengutip halaman ini, cantumkan pada daftar sumber/referensi tulisan Anda - Gajimu.com - Anak dan Pemuda