Perundingan PKB

Proses Perundingan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) - Gajimu.com

Perjanjian Kerja Bersama (PKB) merupakan salah satu sarana yang strategis dalam pelaksanaan hubungan industrial di perusahaan.  Apabila dilihat dari cara pembuatannya, berbeda dengan Peraturan Perusahaan, perundingan PKB dilakukan secara musyawarah antara Serikat Pekerja/Buruh dengan Pengusaha. Oleh karena itu, kedua belah pihak akan mengetahui secara jelas hak dan kewajiban masing-masing dengan cara menumbuh kembangkan rasa saling pengertian, saling menghargai dan saling mempercayai. Ketahui lebih lanjut mengenai bagaimana proses perundingan PKB!

 

1. Bagaimana proses perundingan PKB apabila perusahaan mempunyai lebih dari satu Serikat Pekerja (SP)/Serikat Buruh (SB)?

Apabila dalam suatu perusahaan terdapat lebih dari 1 (satu) SP/SB, maka jumlah serikat pekerja/serikat buruh yang berhak mewakili dalam melakukan perundingan dengan pengusaha dalam suatu perusahaan adalah maksimal tiga serikat pekerja/serikat buruh atau gabungan serikat pekerja/serikat buruh yang jumlahnya anggotanya minimal 10 % (sepuluh per seratus) dari seluruh pekerja/buruh yang ada dalam perusahaan.

2.  Bagaimana tahap – tahap perundingan PKB?

a)      Tahap persiapan

Yang perlu diperhatikan dalam tahap persiapan adalah:

  • Kesiapan fisik dan mental
  • Mempersiapkan data dan informasi
  • Membuat konsep dan siap dipertukarkan
  • Mempersiapkan tim perunding
  • Tim perunding harus memenuhi peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan

b)   Tahap perundingan

Yang perlu diperhatikan dalam tahap perundingan sebagai berikut:

  • · Merundingkan kondisi perundingan, tempat, waktu, biaya, penjadualan serta hak dan kewajiban
  • · Pertukaran konsep
  • Menginventarisasi hal-hal yang sudah mempunyai titik temu dan hal-hal yang belum disepakati yang harus dirundingkan
  • Dimulai dari topik yang sederhana
  • Perundingan jangan terlalu terfokus pada topik yang sulit disepakati, coba lewatkan terlebih dahulu dan kembali lagi ke topik tersebut setelah topik lainnya sudah disepakati 
  • Menjaga suasana keterbukaan dan kekeluargaan, bila suasana memanas perundingan dapat diistirahatkan, setelah dingin perundingan dapat dilanjutkan
  • Kedua belah pihak dalam melakukan perundingan harus berpedoman pada dasar- dasar hubungan industrial

c)      Tahap penyusunan

Yang perlu diperhatikan dalam tahap penyusunan sebagai berikut:

  • Item-item yang disepakati disusun menjadi konsep Perjanjian Kerja Bersama
  • Membentuk tim kecil yang yang anggotanya terdiri dari wakil kedua belah pihak untuk menyusun redaksional
  • Perlu diperhatikan kalimat yang sederhana dan mudah dipahami
  • Jika diperlukan dapat dibuat penjelasan pasal-pasal
  • Hasil tim kecil dibahas dalam rapat pleno tim perundingan

3. Apa saja yang menjadi kewajiban pihak – pihak yang membuat PKB?

  1. Wajib melaksanakan ketentuan yang ada dalam PKB
  2. Wajib memberitahukan kepada para pekerja/buruh
  3. Pengusaha harus mencetak dan membagikan kepada setiap pekerja atas biaya perusahaan
  4. Pengusaha mendaftarkan kepada pejabat yang bertanggung jawab dibidang ketenagakerjaan

4. Apa isi dari PKB?

PKB mencakup dan memberi kejelasan tentang hal-hal berikut:

  • Nama, tempat kedudukan dan alamat serikat pekerja.
  • Nama, tempat kedudukan dan alamat perusahaan.
  • Nomor serta tanggal pencatatan serikat pekerja pada instansi yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan Kabupaten/Kota.
  • Hak dan kewajiban pengusaha, hak dan kewajiban serikat pekerja serta pekerja.
  • Syarat - syarat dan kondisi kerja.
  • Cara- cara penyelesaian perbedaan pendapat antara Serikat Pekerja dan Pengusaha.
  • Tata tertib perusahaan.
  • Jangka waktu dan tanggal mulai berlakunya PKB.
  • Tanda tangan, nama jelas para pihak pembuat PKB.
  • Ketentuan dalam perjanjian kerja bersama tidak boleh bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

5. Apa saja yang harus dilampirkan ketika ingin mendaftarkan PKB ke Dinas Tenaga Kerja?

Pengajuan pendaftaran PKB harus melampirkan:

  1. Surat permohonan pendaftaran yang ditujukan kepada Menakertrans RI
  2. Naskah PKB yang dibuat rangkap 3 (tiga) bermeterai cukup yang telah ditandatangani oleh pengusaha dan SP/SB
  3. Foto Copy nomor pencatatan SP/SB sesuai dengan UU No. 21 Tahun 2000
  4. Surat pernyataan bahwa SP/SB yang bersepakat adalah SP/SB sesuai dengan yang dimaksud dalam UU No. 13 Tahun 2003 Pasal 119 atau Pasal 120

6. Apa tujuan dari pendaftaran PKB tersebut?

Pendaftaran PKB bertujuan sebagai alat monitoring dan evaluasi

Baca Juga:

Sumber

Indonesia. Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Indonesia. Undang-Undang No. 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh.

Indonesia. Kep.48/MEN/IV/2004, tentang Tata Cara Pembuatan dan Pengesahan Peraturan Perusahaan serta Pembuatan dan Pendaftaran Perjanjian Kerja Bersama.

Indonesia. Sub Direktorat Peraturan Perusahaan Direktorat Persyaratan Kerja, Kesejahteraan dan Analisis Diskriminasi

Indonesia. Ditjen Pembinaan Hubungan Industrial Dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja

Anda memiliki masalah dengan pembuatan Perjanjian Kerja Bersama? atau Perusahaan tidak mengimplentasikan peraturan di Perjanjian Kerja Bersama? Jika iya, Isi Formulir Pengaduan , kami akan mengumpulkan dan meneruskan aspirasi Anda ke pihak yang berwenang

Berapa gaji Kamu ? Silakan isi di Survei Gaji
Related content
Hukum Tenaga Kerja
© WageIndicator 2017 - Apabila mengutip halaman ini, cantumkan pada daftar sumber/referensi tulisan Anda - Gajimu.com - Perundingan PKB