Skip to content. | Skip to navigation

Anda Disini: Home Publikasi Terbaru

Publikasi Terbaru

by Khushi Mehta last modified Jul 29, 2011 05:37 AM

Hasil survey WageIndicator tahun 2010 mengenai analisa gaji dan upah lembur di Indonesia menyatakan 34,6% pekerja bekerja lebih dari jam kerja yang disetujui dan hanya 6,6% yang mendapat upah lembur. Banyak pekerja Indonesia yang tidak puas dengan uang penghasilannya akan tetapi mereka tetap merasakan kepuasan dalam hidup menurut hasil survey Gajimu

Kondisi Pekerja Indonesia dan Tingkat Kepuasan Terhadap Pekerjaan

Gajimu telah mengumpulkan hasil offline survei dari 1.473 responden di 4 propinsi di Indonesia. Tingkat stress yang tinggi tentu mempengaruhi kondisi pekerja dan kerja. Dari keempat provinsi, Jakarta adalah kota yang memiliki tingkat gejala kelelahan pekerja tertinggi. Manajer, staff administrasi dan pekerja professional adalah tiga pekerjaan dengan tingkat stress yang tinggi menurut survei Gajimu.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai grafik kondisi pekerja di Indonesia dan kepuasan mereka terhadap pekerjaan, silakan mengunduh hasil laporan lengkap dari WageIndicator Gajimu di bawah ini

Perinelli, B., Beker, V.A. (2011). Labour conditions and levels of satisfaction. Wage Indicator report – June 2011. Amsterdam: WageIndicator Foundation

Upah Minimum di Indonesia

Laporan hasil penelitian survei terbaru Gajimu menyatakan bahwa 20% dari 947 responden mendapat gaji yang di bawah Upah Minimum. Faktor yang menyebabkan adalah tingkat pendidikan yang rendah dan kurangnya keterampilan. Survei secara offline ini diadakan di 7 (tujuh) kota di Indonesia dengan responden yang rata-rata berusia 20 – 40 tahun.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai grafik pendapatan di berbagai kota di Indonesia dan jenis pekerjaan yang mendapat gaji di bawah Upah Minimum, silakan mengunduh hasil laporan lengkap dari WageIndicator Gajimu di bawah ini

Perinelli, B., Beker, V.A. (2011). Minimum Wage non compliance in Indonesia. Wage Indicator report – July 2011. Amsterdam: WageIndicator Foundation

Laporan Mengenai Analisa Gaji dan Upah Lembur di 23 Negara

Berdasarkan data-data yang diperoleh dari 190.000 kuesioner yang telah diisi oleh para pengunjung WageIndicator di seluruh dunia tahun 2009-2010, ternyata terdapat 4 dari 10 pekerja pada tahun 2010 bekerja lebih dari jam kerja yang ditetapkan di perjanjian kerja yang disepakati bersama. Lebih mengejutkan lagi, hanya 1,3% dari mereka yang bekerja lembur itu yang mendapat upah tambahan/ upah lembur. Tidak jauh beda dengan tahun 2009, dimana hanya 1,1% dari pekerja lembur mendapat kompensasi atas pekerjaan ekstra yang mereka lakukan itu. Di Indonesia sendiri, 34,6% pekerja bekerja lebih dari jam kerja yang disetujui dan hanya 6,6% yang mendapat upah lembur. Untuk mengetahui data/informasi yang lebih lengkapnya, anda bisa mendownload link di bawah ini.

Perinelli, B., Beker, V.A. (2011). Overtime does not pay. A comparative analysis of wages in 23 countries in times of recession. Quarterly Wage Indicator report – December 2010. Amsterdam: WageIndicator Foundation.

Laporan Mengenai Ketidakpuasan akan Penghasilan Berbanding Terbalik dengan Kepuasan akan Hidup

Lebih dari 5.200 responden yang mengisi survey Gajimu mengaku tidak puas dengan gaji atau penghasilan yang mereka terima, tapi mereka sudah merasa bahagia dengan kondisi kesehatan dan hidup mereka. Hasil Survey Gajimu selama 9 bulan pertama di tahun 2010 membuktikan bahwa 50% responden di Indonesia menyatakan tidak puas dengan penghasilan yang mereka peroleh. Sebaliknya, 19% responden merasa puas dengan gaji yang diterima dan tersisa 31% dari responden yang tidak peduli mengenai apakah mereka sudah puas atau belum dengan penghasilan mereka. Lebih dari 5.200 responden ikut berpartisipasi mengisi survey. Berlawanan dengan hasil survey mengenai kepuasan hidup, 65% responden memilih lima tingkat kepuasan tertinggi, hasil itu menunjukkan bahwa responden bahagia dengan hidupnya dan 53% diantaranya merasa senang dengan kesehatan mereka.

Untuk mengetahui data/informasi yang lebih lanjut, anda bisa mendownload link di bawah ini. Perinelli, B., Beker, V.A. (2011). Income discontent contrast life’s satisfaction Quarterly Wage Indicator report – January 2011. Amsterdam: WageIndicator Foundation.

 

 

Share |